Berita Timur Tengah Terbaru Terkait Palestina

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Berita Timur Tengah terbaru mengutip dari Al Jazeera mengatakan bahwa Duta Besar Amerika untuk PBB, Nikki Haley, meminta untuk mempertimbangkan pemberian hak kembali untuk warga Palestina. Ia juga menganggap badan PBB untuk pengungsi Palestina United Nations Relief and Work Agency (UNRWA) melebih-lebihkan jumlah pengungsi penduduk Palestina. Ini yang menjadi salah satu alasan bahwa Amerika akan mencabut dana bantuan untuk PBB. Haley mengatakan, pemberian hak kembali Palestina akan mengakibatkan mereka berfikir bahwa ini adalah sebuah bentuk upaya damai dengan Israel. Berita aktual seperti ini dapat anda akses melalui situs matamatapolitik.com. Pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Pertahanan Demokrasi (Foundation for Defense of Democracies) Haley menyampaikan pendapatnya untuk mempertimbangkan hak untuk kembali bagi Palestina.

Berita Timur Tengah Terbaru

Berita Timur Tengah Terbaru

Bahkan haley juga menuduh bahwa UNRWA memanipulasi jumlah pengungsi . “Kami akan menjadi pendonor jika (UNRWA) mereformasi apa yang dilakukannya… jika mereka benar-benar mengubah jumlah pengungsi menjadi jumlah yang akurat, kami akan meninjau kembali untuk bermitra dengan mereka,” ucap Haley. Sebagai respon terkait dengan adanya krisis pengungsi, UNRWA dibentuk di bawah Resolusi PBB 302, yang menyatakan perintah untuk “mencegah kondisi kelaparan dan penderitaan… dan untuk kondisi lebih lanjut dari perdamaian dan stabilitas”. Sejak awal berdiri , UNRWA telah menjalin kerja sama dengan pemerintah dalam langkah-langkah sementara berkenaan untuk mengantisipasi “resolusi yang adil” terhadap masalah pengungsi Palestina.

Namun juru bicara UNRWA untuk GAZA, Adnan Abu Hasna, menyampaikan bahwa jumlah pengungsi secara alami bersifat politik. Ia mengatakan bahwa cara menyelesaikannya adalah dengan cara politik juga. Ia berharap agar masyarakat internasional juga ikut membantu untuk membantu hingga masalah Palestina ini selesai. Berkaitan dengan ini Henry Fawcett dari Al Jazeera menyampaikan jika media Israel telah melaporkan jika AS akan membatasi definisi pengungsi Palestina yakni mereka yang dipaksa pindah oleh tentara zionis Israel pada tahun 1947-1948. Senada dengan Halley, pemerintahan Donald Trump secara terang-terangan menunjukkan jika tidak bersahabat dengan UNRWA.

Berdasarkan kiriman email yang bocor , Jared Kusher -penasihat senior Trump- menyatakan bahwa UNRWA adalah badan PBB yang korup, tidak efisien, dan tidak membantu perdamaian. Berdasarkan kunjungannya ke Yordania, Kusher menyampaiakan permintaannya untuk mencabut status pengungsi kepada dua juta warga Palestina . Berdasarkan apa yang disampaikan oleh Fawcett, pemerintah bersama militer Israel khawatir jika langkah dari pemerintah AS benar-benar dilakukan. Mereka mengkhawatirkan akan keamanan yang terjadi di kemudian hari. Israel menyatakan mereka tidak akan menerima rencana ini. Berita Timur Tengah Terbaru terkait situasi politik di Timur Tengah dapat diakses melalui www.matamatapolitik.com.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author