Jangan Remehkan Plasenta Previa

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Plasenta Previa terjadi pada sekitar 0.5% dari kehamilan. Yaitu posisi plasenta yang tidak normal, karena berada terlalu ke bawah hingga sangat dekat atau malah menutupi jalan lahir. Plasenta previa terbagi atas empat jenis: plasenta previa totalis, plasenta previa sentralis, plasenta previa parsialis dan plasenta previa marginalis. Mom juga bisa mendapatkan informasi lain seputar plasenta previa di situs Bidan Sela.

Jika Mom mengalami hal ini, jangan panik dulu. Karena letak plasenta bisa saja akan berubah seiring  bertambahnya usia kehamilan. Walau begitu, plasenta previa tetap memiliki resiko pada kondisi janin di dalam kandungan. Karena keadaan ini akan menyebabkan pendarahan.

Keadaan ini, walau bukan gawat darurat tetap harus diwaspadai lho, Mom. Karena  is a jadi menyebabkan kondisi di bawah ini.

Terjadi pendarahan hebat.

Jika banyak darah yang keluar, pendarahan hebat akan menyebabkan ibu hamil kekurangan nutrisi dan zat besi. Biasanya dokter akan memberi multivitamin dan penambah darah. Pendarahan hebat juga biasa terjadi saat usia kehamilan mendekati persalinan. Bukan hanya janin yang berada dalam Bahaya, Mom juga bisa kehabisan darah.

Resiko keguguran

Plasenta Previa dapat menyebabkan keguguran dan lepasnya plasenta dari dinding rahim. Karena itu jika Mom mengalami plasenta previa, dokter akan menyarankan untuk bed rest. Hal ini dilakukan untuk mencegah pendarahan lanjutan. Pendarahan parah pada usia kehamilan trimester tiga juga beresiko janin lahir prematur.

Janin kekurangan nutrisi

Plasenta adalah satu-satunya sumber makanan dan nutrisi bagi janin. Masalah yang terjadi pada plasenta akan mengakibatkan asupan nutrisi terganggu. Perawatan yang dilakukan jika kondisi ini terjadi hingga trimester ketiga adalah memberi asupan nutrisi tambahan melalui multivitamin dan kapsul DHA dan mengusahakan agar bayi lahir sedekah mungkin dengan due date nya.

Kesulitan untuk melahirkan secara normal.

Jika plasenta belum berpindah hingga masa melahirkan tiba, maka Mom akan kesulitan untuk melahirkan secara normal. Maka jalan lainnya adalah melahirkan secara sectio caesarea. Tapi jangan khawatir Mom, karena teknologi kedokteran sudah canggih. Melahirkan secara sesar juga bukan masalah besar. 

Plasenta yang menutup jalan lahir memang bisa membahayakan kondisi janin jika diacuhkan begitu saja. Tapi tenang Mom, dengan perawatan yang benar bayi akan baik-baik saja.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author